Persis Solo Tahan Imbang PSBS Biak, Ong Kim Swee Apresiasi Perjuangan 10 Pemainnya

Solo, Sportiva – Pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee (OKS), memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras para pemainnya setelah berhasil menahan imbang PSBS Biak dengan skor 1-1 dalam lanjutan pekan ke-15 Liga 1 Indonesia. Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Senin (16/12) malam ini berjalan dramatis, terutama karena Persis harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-6.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi klub pada Selasa (17/12), OKS mengungkapkan kebanggaannya terhadap performa skuad Laskar Sambernyawa, yang mampu memberi perlawanan sengit meski dalam kondisi sulit. Menurut pelatih berkebangsaan Malaysia tersebut, kehilangan satu pemain di awal laga membuat pertandingan menjadi semakin berat, terlebih ketika mereka harus kebobolan lewat titik penalti.

“Kita kehilangan penyerang pada awal permainan, dibobol lewat sepakan penalti, termasuk kehilangan lagi satu pemain karena cedera. Namun, kita mampu mendapatkan satu poin. Ini adalah hasil yang patut diapresiasi,” ujar OKS.

Meski mengakui bahwa mereka mengincar hasil yang lebih baik, OKS menilai perjuangan timnya patut mendapatkan kredit besar. “Walaupun kita bermain dengan 10 orang hampir selama 84 menit, bukan hanya bertahan, tapi kita juga menciptakan peluang di babak kedua. Kita hampir saja menang dan menjaringkan gol,” sambungnya.

Kartu Merah Jadi Tantangan Tambahan

Dalam laga tersebut, penyerang andalan Persis, Ramadhan Sananta, menerima kartu merah di awal pertandingan. Situasi ini memaksa Persis untuk bermain lebih bertahan, namun para pemain menunjukkan mental baja dengan mampu menjaga keseimbangan permainan. OKS mengakui bahwa kartu merah tersebut memberikan tekanan besar, namun timnya berhasil merespons dengan semangat dan determinasi tinggi.

“Kita hampir mendapatkan hasil yang baik, tapi insiden kartu merah terlalu awal memang membuat kita sulit. Meski begitu, jika kita bermain dengan 11 pemain, saya percaya kita bisa mendapatkan hasil yang berbeda,” ungkap mantan pelatih Sabah FA tersebut.

Rencana OKS untuk Paruh Musim

Pelatih berusia 53 tahun itu juga menaruh harapan besar pada bursa transfer paruh musim yang akan datang. OKS optimistis bahwa kehadiran beberapa pemain baru dapat membawa angin segar ke skuad Laskar Sambernyawa dan memperbaiki performa tim yang kini tengah berjuang keluar dari zona papan bawah klasemen.

“Dengan kedatangan pemain anyar di bursa transfer nanti, saya harap kita bisa lebih kuat di sisa musim ini. Tim ini memiliki potensi besar, dan saya percaya kita bisa bangkit,” tambahnya.

Situasi Klasemen Sementara

Hasil imbang ini menambah catatan Persis Solo menjadi 10 poin dari 15 pertandingan. Sayangnya, posisi mereka masih tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara Liga 1 Indonesia, hanya terpaut empat poin dari posisi juru kunci. Dengan kompetisi yang semakin sengit, Persis wajib meraih kemenangan di laga-laga berikutnya jika ingin menghindari zona degradasi.

OKS dan tim kini akan fokus pada pertandingan berikutnya dengan harapan bisa meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan. Para pendukung Laskar Sambernyawa pun berharap tim kesayangannya segera bangkit dan menunjukkan performa terbaik untuk sisa musim ini.

“Kita akan terus berjuang, dan saya percaya pemain-pemain saya memiliki mentalitas untuk bangkit. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan yang lebih baik,” tutup OKS penuh keyakinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *