Perjalanan pasangan ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, harus terhenti di babak perempat final Thailand Open 2026. Pasangan muda Indonesia tersebut gagal melaju ke semifinal setelah kalah dari unggulan pertama asal Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.
Bertanding di Nimibutr Arena, Bangkok, Jumat (15/5/2026), Isyana/Rinjani menyerah lewat pertarungan sengit tiga gim dengan skor 12-21, 21-12, dan 17-21.
Meski gagal melangkah lebih jauh, penampilan Isyana/Rinjani tetap mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan ketat kepada pasangan unggulan Jepang.
Duel Sengit Hingga Rubber Game
Pada gim pertama, Isyana/Rinjani terlihat kesulitan menghadapi permainan agresif Rin/Kie. Pasangan Jepang tampil dominan sejak awal dan berhasil mengontrol tempo pertandingan hingga menutup gim pertama dengan skor 21-12.
Memasuki gim kedua, pasangan Indonesia mulai bangkit. Mereka tampil lebih tenang, bermain lebih lepas, dan berhasil mendominasi permainan. Isyana/Rinjani akhirnya memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game setelah menang telak 21-12.
Pada gim penentuan, kedua pasangan sempat saling kejar poin. Namun, ketenangan pasangan Jepang pada poin-poin kritis menjadi pembeda utama yang membuat Isyana/Rinjani harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 17-21.
Isyana dan Rinjani Tetap Bersyukur
Meski tersingkir di perempat final, Isyana dan Rinjani tetap bersyukur atas pencapaian mereka di Thailand Open 2026.
Rinjani menyebut perjalanan mereka di turnamen level BWF Super 500 tersebut tidak mudah karena harus menghadapi lawan-lawan kuat sejak babak awal.
Sementara itu, Isyana mengakui mereka sempat kebingungan pada gim pertama sebelum akhirnya menemukan ritme permainan di gim kedua. Ia juga menilai pasangan Jepang tampil lebih tenang saat momen krusial di gim ketiga.
Perjalanan Positif Isyana/Rinjani di Thailand Open 2026
Sebelum tersingkir di perempat final, Isyana/Rinjani tampil cukup impresif sepanjang turnamen.
Mereka berhasil menyingkirkan wakil China, Luo Yi/Wang Ting Ge, di babak 16 besar dengan kemenangan dua gim langsung 25-23 dan 21-13. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik pasangan muda Indonesia di turnamen level Super 500.
Penampilan mereka di Thailand Open 2026 juga menunjukkan perkembangan signifikan dalam permainan, terutama dari sisi mental dan chemistry pasangan.
Fokus ke Malaysia Masters 2026
Usai tersingkir dari Thailand Open, Isyana/Rinjani langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya, yakni Malaysia Masters 2026.
Keduanya berharap bisa tampil lebih baik dan memperbaiki kekurangan yang terlihat selama pertandingan melawan pasangan Jepang.
Pengalaman menghadapi pemain unggulan dunia di Thailand Open dinilai menjadi pelajaran penting bagi perkembangan mereka ke depan.
Indonesia Masih Punya Harapan di Thailand Open 2026
Meski Isyana/Rinjani gagal melaju ke semifinal, Indonesia masih memiliki sejumlah wakil lain yang bertanding di Thailand Open 2026.
Beberapa sektor seperti ganda putra dan ganda campuran masih berpeluang menyumbangkan gelar untuk Merah Putih pada turnamen BWF Super 500 tersebut.
Kesimpulan
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine harus mengakhiri langkah mereka di Thailand Open 2026 setelah kalah dramatis dari pasangan Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi di babak perempat final.
Meski gagal lolos ke semifinal, performa pasangan muda Indonesia ini tetap menunjukkan perkembangan positif dan memberikan harapan besar untuk turnamen-turnamen berikutnya.






















































