Audisi Umum PB Djarum 2026 resmi dimulai dengan Pekanbaru, Riau, sebagai kota pertama dalam rangkaian seleksi nasional. Program pencarian bibit atlet bulu tangkis ini kembali digelar untuk menemukan talenta-talenta muda terbaik Indonesia yang berpotensi menjadi pemain kelas dunia. Ribuan peserta dari berbagai daerah diperkirakan akan mengikuti audisi yang menjadi salah satu jalur pembinaan atlet paling bergengsi di Tanah Air.
Penyelenggara menyebut pemilihan Pekanbaru sebagai titik awal bukan tanpa alasan. Riau selama ini dikenal memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet bulu tangkis berbakat. Melalui audisi ini, PB Djarum berharap dapat menjaring pemain-pemain muda dengan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding yang siap dibina secara profesional di pusat pelatihan PB Djarum.
Audisi Umum PB Djarum 2026 terbuka bagi atlet muda sesuai kelompok usia yang telah ditetapkan panitia. Selama proses seleksi, peserta akan menjalani berbagai tahapan penilaian, mulai dari kemampuan teknik dasar, kecepatan, kelincahan, daya juang, hingga potensi berkembang dalam jangka panjang. Tim pencari bakat yang terdiri dari pelatih dan legenda bulu tangkis Indonesia akan melakukan evaluasi secara langsung.
Program ini telah melahirkan banyak atlet nasional yang sukses mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional. Sejumlah juara dunia hingga peraih medali Olimpiade pernah mengawali perjalanan karier mereka melalui Audisi Umum PB Djarum. Karena itu, ajang ini selalu menjadi kesempatan emas bagi atlet muda yang ingin menembus level pembinaan profesional.
Setelah Pekanbaru, rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 akan berlanjut ke beberapa kota lain di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar kesempatan mengikuti seleksi semakin terbuka bagi calon atlet dari berbagai daerah. PB Djarum berharap pemerataan pencarian bakat dapat menghasilkan lebih banyak pemain berkualitas yang mampu memperkuat regenerasi bulu tangkis nasional.
Digelarnya Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru menjadi awal dari upaya menemukan generasi emas bulu tangkis Indonesia. Dengan sistem seleksi yang ketat dan pembinaan berkelanjutan, program ini diharapkan kembali melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level dunia sekaligus mempertahankan tradisi kejayaan bulu tangkis Indonesia di masa depan.






































































































