Kasus dugaan match fixing kembali menjadi sorotan dalam dunia bulu tangkis Indonesia. Isu tersebut menyeret sejumlah atlet Indonesia dalam penyelidikan BWF.
Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF sedang menjalankan proses terkait dugaan pelanggaran integritas. Namun, BWF belum mengumumkan nama atlet yang terlibat secara resmi. PBSI juga memilih tidak mengomentari substansi perkara tersebut.
Situasi ini sempat dikaitkan dengan perubahan pasangan ganda campuran Indonesia. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta serta Adnan Maulana/Indah Cahya dipastikan absen. PBSI menyebut keputusan tersebut sebagai penyesuaian komposisi.
Meski diterpa isu match fixing, kondisi Pelatnas PBSI Cipayung disebut tetap berjalan normal. Para atlet masih menjalani latihan sesuai program yang diberikan tim pelatih. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan persiapan mereka tidak terganggu.
Hal serupa disampaikan Amri Syahnawi yang kini fokus menghadapi Kejuaraan Dunia BWF 2026. Amri bersama Nita Violina Marwah akan tampil di New Delhi. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 23 Agustus 2026.
PBSI kini menunggu proses independen BWF hingga menghasilkan keputusan resmi. Publik juga diminta menghindari spekulasi sebelum proses tersebut selesai. Fokus Pelatnas PBSI tetap diarahkan pada persiapan menghadapi agenda internasional.




























































































































