Legenda bulu tangkis dunia asal Denmark, Viktor Axelsen, mulai membuka cerita mengenai kehidupan barunya setelah pensiun dari dunia badminton profesional. Meski belum benar-benar menjauh dari olahraga yang membesarkan namanya, Axelsen kini mengaku memiliki banyak kesibukan baru yang membuat hidupnya tetap produktif dan penuh tantangan.
Mantan pebulu tangkis nomor satu dunia itu mengatakan bahwa masa pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Justru, ia kini lebih fokus pada keluarga, bisnis, pengembangan atlet muda, hingga berbagai aktivitas pribadi yang sebelumnya sulit dilakukan saat masih aktif bertanding.
Viktor Axelsen Resmi Gantung Raket
Nama Viktor Axelsen merupakan salah satu pebulu tangkis paling sukses dalam sejarah badminton modern. Ia dikenal sebagai pemain dengan disiplin tinggi, teknik luar biasa, dan mental juara yang kuat.
Selama karier profesionalnya, Axelsen berhasil meraih berbagai gelar bergengsi, di antaranya:
- Medali emas Olimpiade Tokyo 2020
- Juara Dunia BWF
- Juara All England
- Berkali-kali menjadi ranking 1 dunia
Setelah bertahun-tahun mendominasi sektor tunggal putra, Axelsen akhirnya memutuskan untuk mengurangi aktivitas kompetitif dan mulai fokus menjalani kehidupan pasca pensiun. (olympics.com)
Fokus pada Keluarga dan Kehidupan Pribadi
Salah satu hal yang paling dinikmati Axelsen setelah tidak lagi menjalani jadwal turnamen padat adalah memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga.
Pebulu tangkis asal Denmark tersebut mengaku selama menjadi atlet profesional, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk latihan, pemusatan latihan, dan turnamen internasional di berbagai negara. Kini, ia bisa lebih sering menikmati waktu bersama istri dan anak-anaknya. (olympics.com)
Axelsen juga mengatakan bahwa ia mulai menikmati aktivitas sederhana seperti:
- Mengantar anak sekolah
- Berlibur bersama keluarga
- Memasak
- Berolahraga santai
- Menghabiskan waktu di rumah
Bagi Axelsen, momen-momen kecil tersebut menjadi sesuatu yang sangat berharga setelah bertahun-tahun hidup dalam tekanan kompetisi elite dunia.
Aktif di Dunia Bisnis dan Konten Digital
Selain fokus pada keluarga, Viktor Axelsen juga mulai aktif mengembangkan berbagai proyek bisnis dan personal branding.
Ia diketahui cukup aktif di media sosial dan YouTube untuk berbagi pengalaman hidup, tips latihan, hingga cerita di balik dunia badminton profesional. Popularitasnya yang besar membuat Axelsen memiliki basis penggemar global yang sangat kuat.
Tak hanya itu, ia juga mulai terlibat dalam berbagai kerja sama brand olahraga dan kesehatan. (forbes.com)
Ingin Membantu Generasi Atlet Muda
Meski pensiun dari kompetisi profesional, Axelsen mengaku tetap ingin berkontribusi untuk dunia bulu tangkis.
Ia tertarik membantu pengembangan atlet muda melalui:
- Program pelatihan
- Seminar motivasi
- Konten edukasi badminton
- Pengembangan sport science
Axelsen dikenal sebagai atlet yang sangat memperhatikan detail latihan, pola makan, recovery, dan kesehatan mental. Karena itu, banyak pemain muda menjadikannya sebagai role model dalam membangun karier profesional. (bwfbadminton.com)
Tetap Menjaga Kebugaran Meski Sudah Pensiun
Walaupun tidak lagi bermain di level kompetitif, Axelsen mengaku tetap menjaga kondisi tubuhnya dengan rutin berolahraga.
Ia masih melakukan:
- Gym
- Lari
- Latihan mobilitas
- Badminton santai
Menurutnya, gaya hidup sehat sudah menjadi bagian dari kehidupannya sejak lama sehingga sulit untuk benar-benar berhenti berlatih. (olympics.com)
Sosok Inspiratif di Dunia Badminton
Selama kariernya, Viktor Axelsen dikenal sebagai salah satu atlet paling profesional di dunia badminton.
Ia sering dipuji karena:
- Disiplin tinggi
- Konsistensi performa
- Mental juara
- Dedikasi terhadap olahraga
- Kemampuan adaptasi teknologi dan sport science
Kesuksesan Axelsen juga dianggap berhasil mengangkat popularitas badminton di Eropa yang selama ini didominasi negara-negara Asia.
Penutup
Kehidupan baru Viktor Axelsen setelah gantung raket ternyata tetap penuh aktivitas dan tantangan menarik. Dari fokus pada keluarga, bisnis, hingga membantu generasi muda, Axelsen menunjukkan bahwa pensiun bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal babak baru dalam hidupnya.






















































