Robert MacIntyre Kena Sanksi Etik setelah Luapkan Emosi di The Open
Pegolf asal Skotlandia, Robert MacIntyre, menerima sanksi etik berupa peringatan kode etik (Code of Conduct warning) setelah meluapkan emosinya saat tampil di putaran final The Open 2026 di Royal Birkdale, Inggris. Insiden tersebut terjadi usai pukulan tee di hole ke-16 tidak berjalan sesuai harapan. MacIntyre melampiaskan frustrasinya dengan membanting stik golf ke tanah, sehingga memicu tindakan disipliner dari penyelenggara turnamen.
MacIntyre memulai putaran terakhir dengan peluang bersaing di papan atas. Namun, performanya menurun setelah mencatat beberapa bogey dan akhirnya menutup ronde dengan skor satu di atas par 71. Seusai pertandingan, pegolf berusia 30 tahun itu mengakui emosinya memang sulit dikendalikan. Ia menerima keputusan panitia dan menyebut reaksi tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.
Peringatan di The Open menjadi catatan disiplin kedua bagi MacIntyre sepanjang musim 2026. Sebelumnya, ia juga mendapat teguran saat tampil di The Masters akibat aksi memukul stik golf dan melakukan gestur tidak pantas setelah gagal mencatat hasil maksimal. Meski demikian, MacIntyre menegaskan karakter emosional tersebut merupakan bagian dari kepribadiannya sebagai atlet yang selalu ingin tampil sempurna di lapangan.
Sanksi etik itu tidak memengaruhi hasil akhir turnamen, tetapi menjadi pengingat penting mengenai standar perilaku pemain di ajang major. The Open menerapkan aturan kode etik yang mengharuskan seluruh peserta menjaga sikap selama pertandingan berlangsung. MacIntyre kini diharapkan mampu mengendalikan emosinya pada turnamen berikutnya agar dapat kembali fokus mengejar gelar besar pertamanya di dunia golf profesional.









































































































