Menurut Coach Liem, berkurangnya turnamen membuat proses pencarian pemain berbakat semakin sulit. Pelatih dan tim profesional kehilangan lebih banyak kesempatan untuk melakukan scouting. Padahal, kompetisi domestik menjadi ruang penting bagi pemain muda menunjukkan kemampuan. Pemain juga bisa mengembangkan pengalaman sebelum masuk level profesional.
Coach Liem mengusulkan Garena kembali menghadirkan Liga Indonesia seperti kompetisi sebelumnya. Menurutnya, ekosistem terdahulu menyediakan lebih banyak turnamen resmi dan pihak ketiga. Kondisi tersebut membuat pencarian talenta baru menjadi lebih mudah dilakukan. ANTARA sebelumnya juga menyoroti pentingnya kesinambungan liga komunitas dan pembinaan profesional.
Di sisi lain, Garena tetap memiliki agenda kompetitif Free Fire sepanjang 2026. FFWS SEA 2026 Spring berlangsung pada April hingga Mei. Sementara itu, FFWS SEA 2026 Fall dimulai pada 14 Agustus. Garena juga memperluas FFWS Global Finals menjadi 24 tim pada tahun ini.
Situasi tersebut menunjukkan pentingnya jalur kompetisi berjenjang bagi ekosistem Free Fire Indonesia. Liga domestik dapat menjadi tempat pemain muda memperoleh pengalaman kompetitif. Kompetisi rutin juga membantu tim profesional memantau perkembangan talenta secara berkelanjutan. Regenerasi pemain akhirnya menjadi pekerjaan bersama untuk menjaga daya saing Indonesia.































































































































