MOUZ berhasil menjuarai BLAST Bounty 2026 Season 2 setelah mengalahkan Team Spirit pada grand final di Malta. Kemenangan 3-1 itu mengakhiri dominasi Spirit dalam beberapa pertemuan terakhir. Hasil tersebut sekaligus menjadi trofi pertama MOUZ sejak menjuarai PGL Cluj-Napoca sekitar 17 bulan lalu.
Pertandingan dimulai dengan dominasi MOUZ pada map Dust2 dan Mirage. Team Spirit kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya sejak awal laga. Bintang muda Spirit, Danil “donk” Kryshkovets, tidak mampu memberikan dampak besar seperti biasanya. MOUZ memanfaatkan situasi tersebut untuk memimpin pertandingan dengan skor 2-0. Keunggulan itu menjadi modal penting menuju perebutan gelar juara.
Team Spirit sempat bangkit pada map Ancient setelah melakukan comeback dari ketertinggalan. Donk kembali menemukan ritme permainan dan membantu tim memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. MOUZ tampil lebih disiplin pada map Nuke dan mengamankan kemenangan penentu. Hasil akhir 3-1 memastikan MOUZ keluar sebagai juara BLAST Bounty 2026 Season 2.
Lotan “Spinx” Giladi menjadi pemain terbaik sepanjang grand final. Ia tampil impresif pada setiap map dan mencatat rating keseluruhan 1,54. Spinx juga membukukan 78 kill serta menjadi pembeda saat MOUZ membutuhkan kemenangan penting. Kontribusinya membawa MOUZ mengakhiri puasa gelar sekaligus mematahkan rekor tujuh kekalahan beruntun melawan Team Spirit. Gelar ini menjadi awal menjanjikan bagi era baru MOUZ di kompetisi Counter-Strike 2 musim 2026.































































































































