Pemilik Brooklyn Nets Joe Tsai mengakui kesuksesan New York Knicks memicu tekanan bagi timnya. Knicks baru saja mengakhiri puasa gelar NBA selama 53 tahun.
Tsai menyebut keberhasilan Knicks mengganggu perasaan penggemar Nets. Ia juga mengakui pencapaian tersebut terasa memalukan bagi organisasi Brooklyn. Namun, Tsai menegaskan kondisi itu tidak akan mengubah strategi klub. Nets tetap berkomitmen menjalani proses pembangunan tim.
Situasi Nets memang berbeda jauh dari rival sekotanya. Brooklyn hanya mencatat 20 kemenangan dan 62 kekalahan sepanjang musim 2025-2026. Catatan tersebut membuat Nets gagal menembus playoff untuk musim ketiga beruntun.
Sebaliknya, Knicks menjalani musim bersejarah dengan merebut gelar NBA 2026. Mereka mengalahkan San Antonio Spurs dalam lima pertandingan Final NBA. Gelar tersebut menjadi yang pertama bagi Knicks sejak 1973.
Kini Nets memilih tetap bersabar dalam proses pembangunan skuad. Klub juga berupaya mengembangkan pemain muda sambil menjaga fleksibilitas untuk masa depan. Tantangan Brooklyn semakin besar karena Knicks sedang berada di puncak persaingan NBA.

































































































































