Jeanie Buss resmi menggugat lima saudaranya terkait rencana penjualan saham keluarga di Los Angeles Lakers. Gugatan itu diajukan ke Los Angeles Superior Court pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Dalam petisinya, Jeanie meminta pengadilan membatalkan keputusan penjualan 17,8% saham Lakers. Ia juga menilai dirinya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan tersebut. Jeanie menyebut keputusan itu bertentangan dengan perintah pengadilan tahun 2017.
Konflik muncul setelah lima saudara Jeanie menyetujui penjualan saham keluarga kepada Bob Iger dan Joshua Kushner. Keduanya telah menyepakati pembelian Lakers dari Mark Walter dengan valuasi mencapai US$12,5 miliar.
Jeanie menilai kepemilikan keluarga harus mempertahankan sedikitnya 15% saham Lakers. Batas tersebut diperlukan agar dirinya tetap memenuhi syarat sebagai governor Lakers. Jika seluruh saham keluarga dijual, posisi Jeanie sebagai governor terancam hilang.
Petisi tersebut juga meminta Janie dan Joey Buss dicopot sebagai co-trustee. Jeanie turut meminta pengadilan menyatakan lima saudaranya melanggar kewajiban fidusia. Sidang awal terkait perkara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 November 2026.
Perselisihan ini memperpanjang konflik keluarga Buss yang telah berlangsung bertahun-tahun. Jerry Buss membeli Lakers pada 1979 dan membangun warisan keluarga tersebut selama lebih dari empat dekade.









































































































































