JJ Redick mengaku tidak pernah membayangkan dirinya menjadi pelatih Los Angeles Lakers. Ia menyebut pencapaian tersebut melampaui mimpi terliarnya.
Pernyataan itu disampaikan Redick saat mengunjungi Summit Sportsplex di Virginia. Ia berbicara kepada lebih dari 500 anak di kampung halamannya. Redick kembali ke Virginia setelah 13 tahun dan mengenang perjalanan kariernya. Ia pernah bermain untuk Duke University di bawah Mike Krzyzewski.
Redick kemudian terpilih pada urutan ke-11 NBA Draft 2006 oleh Orlando Magic. Ia menjalani karier selama 15 musim sebelum pensiun pada 2021. Setelah pensiun, Redick beralih menjadi analis televisi dan podcaster. Ia juga pernah membuat siniar bersama LeBron James melalui program Mind the Game.
Perubahan besar terjadi pada 2024 ketika Lakers menunjuk Redick sebagai pelatih kepala. Keputusan itu cukup mengejutkan karena Redick belum memiliki pengalaman melatih tim profesional. Lakers sebelumnya sempat mengejar pelatih UConn, Dan Hurley, sebelum kembali memilih Redick.
Sejak saat itu, Redick mampu membuktikan kapasitasnya di bangku kepelatihan. Ia membawa Lakers meraih setidaknya 50 kemenangan dalam dua musim pertamanya. Catatan tersebut membuatnya menjadi pelatih Lakers pertama sejak Phil Jackson yang mencapai pencapaian itu









































































































































