Petenis muda asal Ukraina, Marta Kostyuk, akhirnya angkat bicara setelah memutuskan mundur dari turnamen besar Italian Open. Keputusan tersebut cukup mengejutkan publik tenis, mengingat performanya sedang berada dalam tren positif pada musim ini.
Alasan Mundur: Masalah Fisik yang Tak Bisa Diabaikan
Dalam pernyataan resminya, Kostyuk mengungkapkan bahwa dirinya mengalami masalah pada bagian pinggul yang memaksanya untuk mundur demi menjaga kondisi tubuh.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan hal mudah, terutama karena ia memiliki kenangan dan harapan besar di turnamen Roma.
“Ini menyakitkan,” ungkap Kostyuk. Ia menjelaskan bahwa setelah menjalani periode terbaik dalam kariernya, dirinya sangat berharap bisa tampil di Roma, namun kondisi fisik berkata lain.
Selain cedera pinggul, ia juga menyebut bahwa pergelangan kakinya belum sepenuhnya pulih sehingga memaksakan diri justru berisiko memperburuk kondisi.
Fokus ke Pemulihan dan Roland Garros
Kostyuk menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah pemulihan agar bisa kembali tampil maksimal di turnamen berikutnya, termasuk persiapan menuju Grand Slam lapangan tanah liat, French Open di Paris.
Ia juga menyampaikan rasa sedih karena harus melewatkan salah satu turnamen favoritnya, namun tetap optimistis untuk kembali lebih kuat.
“Sekarang saatnya untuk memulihkan diri dan bersiap untuk Paris,” tambahnya dalam pernyataan tersebut.
Dampak bagi Perjalanan Musim 2026
Keputusan mundur dari Roma tentu berdampak pada perjalanan musim Kostyuk. Selain kehilangan kesempatan meraih poin penting di level WTA 1000, ia juga harus menjaga ritme kompetitifnya agar tidak tertinggal dari para pesaing di papan atas.
Sebelumnya, Kostyuk tampil impresif pada awal musim dengan beberapa hasil positif, termasuk gelar besar dan kemenangan penting di turnamen WTA.
Kesimpulan
Mundurnya Marta Kostyuk dari Italian Open menjadi keputusan yang berlandaskan kesehatan jangka panjang. Meski mengecewakan, langkah ini dianggap penting agar ia bisa kembali dalam kondisi terbaik untuk menghadapi musim yang masih panjang, terutama di French Open.




















































