Petenis China Zheng Qinwen kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah mencatat kemenangan beruntun pertamanya sejak Mei 2026. Hasil positif tersebut diraih di Athens Open 2026, ketika Zheng melaju ke babak perempat final usai mengalahkan petenis Australia, Elena Micic, dalam dua set langsung. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 tersebut untuk mengembalikan performa terbaiknya.
Sebelum tampil di Athena, Zheng mengalami musim yang cukup berat. Cedera, inkonsistensi permainan, dan hasil kurang memuaskan membuatnya kesulitan membangun momentum. Karena itu, dua kemenangan beruntun di turnamen ini menjadi sinyal positif menjelang rangkaian turnamen lapangan keras berikutnya.
Zheng Qinwen Tampil Dominan di Babak Kedua
Pada babak 16 besar, Zheng Qinwen mengalahkan Elena Micic dengan skor 6-4, 6-1. Setelah menghadapi perlawanan ketat pada set pertama, petenis berusia 23 tahun itu tampil jauh lebih agresif di set kedua dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga memastikan tiket ke perempat final.
Sebelumnya, Zheng juga membuat kejutan pada putaran pertama dengan menyingkirkan unggulan keenam asal Spanyol, Jessica Bouzas Maneiro, melalui skor 7-5, 6-1. Hasil tersebut menjadi awal kebangkitan setelah beberapa bulan kesulitan menemukan konsistensi permainan.
Momentum Kebangkitan Setelah Periode Sulit
Kemenangan beruntun di Athens Open menjadi yang pertama bagi Zheng Qinwen sejak Mei 2026. Dalam beberapa bulan terakhir, ia harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk cedera dan hasil mengecewakan di sejumlah turnamen besar yang memengaruhi posisinya di peringkat dunia WTA.
Meski demikian, Zheng tetap menunjukkan semangat untuk bangkit. Permainannya di Athena terlihat lebih percaya diri, terutama dalam servis dan pukulan dasar yang kembali menjadi senjata utamanya.
Bidik Gelar Athens Open 2026
Keberhasilan melangkah ke perempat final membuka peluang Zheng Qinwen untuk melaju lebih jauh di Athens Open. Jika mampu mempertahankan performanya, petenis asal China itu berpeluang meraih gelar pertamanya pada musim 2026 sekaligus memperbaiki posisinya di peringkat WTA.
Bagi Zheng, hasil positif di Athena bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga menjadi bukti bahwa dirinya mulai menemukan kembali ritme permainan terbaik. Dengan kepercayaan diri yang terus meningkat, ia diharapkan mampu kembali bersaing dengan para petenis elite dunia pada paruh kedua musim 2026.




































































































